Ujung Sebuah Kebosanan

JALAN-JALAN SEHARI DIKOTA SOLOK

Boooooooooooosssssssssssaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnn………!!!!,img2271a2 itulah yang kurasakan semenjak kepergian temanku “Ance” dari villa penantian Aku bersama temanku si “Gendut alias big sweet or Lady”, siangpun berganti malam, malam berganti siang mereka pun berganti-gantian namun suasana di villa penantian tidak pernah berganti tetap pada satu kata yaitu “BOSAN’ dengan penuh semangat yang membara seperti api yang berkobar-kobar kami pun menyusun rencana yang sedikit gila dengan modal “Minta Tolong” kamipun bisa menyusun rencana untuk jalan-jalan, dengan semboyan biar urat malu udah putus yang penting senang-senang. Dan akhirnya kamipun jalan-jalan, bangun pagi-pagi dengan penuh semangat 45 mengalahkan gelora semangat bung Karno, kami berbenah-benah semuanya deh kecuali membenahi kantong dengan modal yang sekecil-kecilnya mendapat untung yang sebesar-besarnya hehehehe……. Start dari rumah jam 9 pagi tanggal 24 january dengan kota tujuan solok, akhirnya yang ditunggu datang juga, dengan senyum pepsodent yang terindah kami menikmati perjalan dengan baik…. Sekitar jam 11 kami pun sampai di kebun teh alahan panjang dan tidak lupa kami berhenti sejenak untuk menikmati keindahan dan udara sejuk panorama tesebut dengan sangat narsis kamipun bergaya lebih unggul dari fotomodel dengan segala gaya yang kami punya walau hanya bermodalkan sebuah kamera HP, tidak mematahkan semangat kami untuk berjuang. Acara pemotretanpun berlalu, kami melanjutkan perjalanan ke “Danau Kembar” sampai sekitar jam 12, duduk disebuah warung kecil sambil menikmati secangkir kopi + sekotak Timtam dicampur canda tawa yang sangat menghilangkan rasa bosan yang selama ini memenjarakan kami di villa penantian, kami menikmati indahnya pemandangan danau kembar. Kalau perut tidak terasa sakit, maka kami pun sudah lupa makan karna terlalu menikmati perjalanan yang begitu menyenangkan. Akhirnya kami memutuskan untuk menyantap sebungkus nasi putih dan kami kembali ke kebun teh untuk makan… selasi mengisi bensin tubuh, tanpa rasa lelah karna kami adalah kelompok orang yang pekerja keras maka kami pun melanjutkan perjalanan kami ke danau singkarak tibanya pukul 5 sore, berhenti dan duduk ditepi danau dan tak lupa satu lagi Kodak-kodak biasalah karna kami juga segerombolon manusia yang sering dijuluki dengan “banci kamera” setelah cukup puas menikmati danau singkarangkarak sebagai anak yang baik, dan berbudi pekerti kami pun bergegas untuk pulang!! Dengan segala sisa energi yang kami punya acara balapan pun dimulai, sambil berdoa dalam hati ya tuhan lindungilah kami, walau aku tau doa itu tidak berbobot karna akan membuat tuhan jengkel..he..he…he… jam 9 malam kami pun tiba divilla penantian kami, dan sebuah kata terucap “hari ini begitu indah dan menyenangkan rasa bosanpun hilang” dan rasa bosanpun berganti dengan rasa lelah yang menyenangkan….. Trimakasih kota solok….. kamu telah menjadi kenangan yang indah dalam perjalananku….hehehehe…

6 Tanggapan

  1. kpn jln2 lagi edak…??? ke pangururanlah

  2. met ciang edakz…marhua do ho saonari diparsikolahan????
    btw palak x driQ cz gk conek2 dFt,,jd g bs gt jmpa2 fans..he2
    kpn Qt mardalani tu ……. dohot si itu..tu..tu…Qt bngun cafe tape s gendut dsna….he
    diatusi edakz do aha maksdQ<<<<<<

  3. oh y tggu dlu ada yg ktinggalan,,,Q br sadar tnyata klian g bisa hdp tnpa Q y,,,klo Q rimang2i dari ceritamu diatz…heeheee
    akhirnya……

  4. To : Edak_ance

    ehmmmm
    apa tuh maksudnya
    iya kita bangunpun nnt edakzz hehehehehe
    ah kalo crita tuu pelengkap zzzz doi edak hahahaha
    kasihan x kalian ga konec
    kalo ga ada aq mana bs conek hehehehe

  5. woi,,kw lg ol y coy…
    kox mngantai dr td???

  6. same2 lh dak, Q jg lg d’ambang kebosanan neh…!!!!
    pa lg dgn s “upik” yg g jelas dkit pn…hehehe
    emang enk menunggu trs2an???????

Tinggalkan Balasan